
Bekasi (3/7). Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Jatimulya, Bekasi, Jawa Barat menyelenggarakan salat Idul Adha di halaman sekolah Yadika 8 Jatimulya, Kabupaten Bekasi pada Kamis (29/6). Ibadah tersebut merupakan contoh toleransi antaragama di Kota Bekasi.
Pasalnya Yayasan Yadika 8 yang mengelola sekolah tersebut, bukan dimiliki oleh umat Islam. Namun, mereka memberi keleluasaan warga LDII untuk melaksanakan salat Idul Adha di lokasi tersebut.
“Hal ini menjadi contoh nyata tentang pentingnya membangun hubungan harmonis dan saling menghormati antarumat beragama dalam masyarakat,” ujar Ketua LDII Jatimulya Bekasi, Rachmad Solihin.
Rachmad mengatakan, toleransi beragama adalah prinsip penting yang harus dijunjung tinggi dalam kehidupan beragama di Indonesia, “Dalam situasi ini perbedaan agama seringkali menjadi sumber konflik. Namun, LDII meyakini toleransi beragama adalah langkah positif dalam membangun pemahaman, kerukunan, dan persaudaraan antarumat beragama,” katanya.
Rachmad mengapresiasi pihak yayasan yang memberikan kesempatan kepada mereka, untuk melaksanakan ibadah salat Idul Adha. “Kami dari LDII menyampaikan, Yayasan Yadika 8 memberikan contoh dan mencerminkan semangat inklusivitas dan saling pengertian dalam kehidupan beragama,” lanjutnya.
Ia pun melanjutkan, Salat Idul Adha sendiri merupakan salah satu ibadah penting bagi umat Muslim. Ibadah ini dilaksanakan sebagai ungkapan syukur atas kasih sayang Allah SWT dan mengenang kisah Nabi Ibrahim. Beliau mengorbankan anaknya, Ismail, sebagai bukti ketundukan kepada kehendak Tuhan, “Selain itu, Salat Idul Adha juga menjadi momentum bagi umat Muslim untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama masyarakat,” tutupnya.
Sementara itu, pihak Yayasan Yadika 8 yang diwakili oleh Komandan Regu Yadika 8, Johan Wahyudi mengatakan LDII telah melaksanakan salat Idul Adha di halaman sekolah ini selama delapan tahun terakhir, “Pengalaman tersebut telah membuktikan bahwa LDII adalah salah satu ormas Islam yang memiliki kesamaan dengan ormas Islam lainnya. Johan melihat tidak ada perbedaan signifikan antara LDII dan umat Islam lainnya dalam hal praktek keagamaan dan keyakinan,” tuturnya.
Hal ini juga didukung oleh kenyataan bahwa mayoritas warga di sekitar lingkungan tempat tinggal Johan adalah anggota LDII, “Meskipun begitu, kami sekeluarga merasa nyaman dan harmonis dalam berinteraksi dengan warga LDII. Tidak hanya itu, banyak anggota LDII yang juga sekolah di Sekolah Yadika 8 tanpa menimbulkan masalah dengan pihak sekolah maupun siswa yang lain,” tegasnya.
Johan menambahkan, kesadaran akan pentingnya saling toleransi dan menghargai perbedaan keyakinan adalah landasan utama, di balik keputusan Yayasan Yadika untuk memfasilitasi salat Idul Adha bagi LDII, “Tindakan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam membangun hubungan yang harmonis dan penuh pengertian antarumat beragama,” lanjutnya.
Johan mengharapkan, perbedaan keyakinan tidak lagi menjadi hambatan atau sumber konflik, melainkan menjadi kesempatan untuk saling memperkaya dan mempererat hubungan antarumat beragama, “Semangat saling menghormati dan menerima keberagaman adalah pondasi yang kuat dalam membangun masyarakat yang inklusif dan harmonis. Semoga contoh yang baik ini dapat diikuti oleh masyarakat lainnya, sehingga kehidupan beragama di Indonesia semakin damai dan tenteram,” pungkasnya. (FWI/LINES)
The post Pentingnya Toleransi Beragama LDII Jatimulya Bekasi dengan Yayasan Yadika 8 appeared first on Lembaga Dakwah Islam Indonesia.
Sumber berita : https://ldii.or.id/pentingnya-toleransi-beragama-ldii-jatimulya-bekasi-dengan-yayasan-yadika-8/
- Ketua Umum DPP LDII Ajak Masyarakat Manfaatkan Idul Fitri untuk Membangun Demokrasi dan Akhlak Bangsa
- Hadiri Santunan Anak Yatim di Ponpes Al Ubaidah, Bupati Nganjuk Apresiasi Wawasan Kebangsaan Para Santri
- Mudik Lebaran: Berbagi Kisah dari Perantauan
- Gubernur DKI Jakarta Hadiri Santunan Anak Yatim di Ponpes Minhajurrosyidin, Ajak Tingkatkan Kepedulian Sosial
- Komisi VIII DPR RI Ingatkan Ancaman Perpecahan Melalui Isu Agama
- Nyepi saat Ramadan, Tokoh Adat Padangsambian dan Pengurus LDII Sepakat Jaga Toleransi dan Kedamaian
- PC LDII Denpasar Timur Gelar Talkshow, Dai dan Alumni Penerima Beasiswa Australia Bagikan Kiat Sukses untuk Generasi Muda
- LDII Bersama Ormas Keagamaan di Gianyar Ikuti Rapat Koordinasi Pakem yang Digelar Kejari Gianyar
- LDII Ajak Warganya Tingkatkan Kepedulian Sosial dengan Berbagi Takjil
- Turun Langsung, Kepala Kantor Kemenag Tabanan Motivasi Warga LDII Pembuat BBM dari Sampah Plastik