Denpasar (7/3) - Mengusung tema Takjil Gembira (Takjil), puluhan pemuda-pemudi LDII Bali turun ke jalan untuk membagikan paket berbuka puasa di Lapangan Bajra Sandhi, Renon, Denpasar. Ketua DPW LDII Provinsi Bali, H. Olih Solihat Karso, yang hadir langsung meninjau lokasi, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan.
Menurutnya, pembagian takjil ini merupakan jembatan kerukunan yang menghubungkan hati antarumat beragama. Dengan berbagi tanpa memandang latar belakang golongan, LDII ingin menunjukkan wajah Islam yang inklusif dan penuh kasih sayang kepada sesama.
"Siapa saja yang lewat kita bagikan agar semua bisa merasakan kebahagiaan yang sama sebagai wujud kerukunan. Kita tidak memandang antar golongan, karena esensi dari kegiatan ini adalah memupuk rasa persaudaraan di tengah masyarakat kita yang majemuk," ujar H. Olih di sela-sela kegiatan. Pesan ini menegaskan komitmen LDII dalam menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat di Bali.
Olih berharap aksi ini dapat menjadi pemantik semangat bagi kepengurusan LDII di tingkat DPD (Kabupaten/Kota) hingga PAC di seluruh Bali. Ia mengimbau warga LDII untuk terus menginisiasi kegiatan serupa yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Harapannya, melalui kontribusi sekecil apa pun, Ramadan kali ini dapat meninggalkan jejak kebaikan yang mempererat tali silaturahmi antar bangsa
Senada dengan hal tersebut, Ketua Penyelenggara Takbir, Rasyid, menjelaskan bahwa ratusan paket takjil telah disiapkan dan didistribusikan di titik strategis sekitar kantor Gubernur Bali. Keberhasilan acara ini tidak lepas dari peran aktif para pemuda LDII yang penuh semangat mengelola logistik hingga terjun ke lapangan. Rasyid berharap, meski sederhana, bantuan ini dapat membantu para pengendara yang masih terjebak di perjalanan saat waktu berbuka tiba.
"Dengan adanya berbagi takjil ini, harapannya bagi pengendara sekitar yang sedang dalam perjalanan bisa mendapatkan manfaat langsung. Kami ingin memastikan mereka tetap bisa membatalkan puasa dengan layak meskipun. (rgy)