Menjalin Ukhuwah, Merajut Kebersamaan

Menjalin Ukhuwah, Merajut Kebersamaan

Manifestasi Teladan Generasi Muda, Persinas ASAD Bali Gelar Pasanggiri Pengurus Padepokan se-Bali

thumbnail

DENPASAR (1/2) – Perguruan Silat Nasional Ampuh, Sehat, Aman, dan Damai ( Persinas ASAD) Provinsi Bali sukses menghelat perhelatan akbar Pasanggiri Pengurus Padepokan se-Bali pada Minggu, 1 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan manifestasi dedikasi para pengurus Persinas ASAD Bali menjadi garda terdepan dalam memberikan keteladanan bagi para pesilat muda.

Acara yang berlangsung dengan penuh semangat ini diikuti oleh perwakilan pengurus dari 28 padepokan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Bali. Sebanyak kurang lebih 250 atlet, yang terdiri dari jajaran pengurus senior hingga pelatih, turut ambil bagian untuk mendemonstrasikan kebolehan teknik dan seni bela diri mereka.

Ketua Persinas ASAD Provinsi Bali, Sukarnianto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran pengurus sebagai figur sentral dalam ekosistem pembinaan atlet. Ia berharap kegiatan ini menjadi barometer baru bagi standar kualitas pesilat di Bali.

"Tujuan utama kami menghadirkan para pengurus padepokan di arena ini agar mereka dapat menjadi suri teladan yang nyata. Kami ingin para pengurus ini tidak hanya memberi instruksi, tetapi mampu memberikan support moral dan visual kepada adik-adik kita, sehingga motivasi mereka untuk bertanding di berbagai kejuaraan silat di Bali semakin terpacu," ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Dewan Pembina ASAD Provinsi Bali, H. Edi Makmur, memberikan pandangan yang lebih luas mengenai esensi dari pasanggiri ini. Menurutnya, peran pengurus padepokan melampaui sekadar memberikan contoh gerakan fisik semata. Lebih dari itu, mereka memikul tanggung jawab strategis dalam membantu pengurus provinsi untuk menanamkan pendidikan karakter kepada para pesilat muda. Hal ini krusial agar output pembinaan tidak hanya melahirkan atlet yang tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki budi pekerti yang luhur.

Edi Makmur menambahkan, pembinaan karakter ini sejalan dengan upaya sinergis organisasi dalam mendukung program pemerintah. "Dengan menjadi contoh yang baik di padepokan masing-masing, Persinas ASAD berkontribusi aktif membantu pemerintah dalam agenda besar pendidikan nasional, khususnya dalam pembinaan karakter budaya bangsa. Kita ingin mencetak pesilat yang tidak hanya berprestasi, namun juga memiliki integritas tinggi dan dapat dipercaya oleh masyarakat luas," tegasnya.

Menutup rangkaian acara, ditekankan bahwa Pasanggiri ini merupakan sarana efektif untuk menjaga kebugaran jasmani para pengurus. Dengan tercapainya kesehatan jasmani dan rohani yang prima, para pengurus diharapkan mampu menjalankan roda organisasi dengan optimal. Kestabilan kondisi fisik dan spiritual para pengurus menjadi modal utama agar kontribusi Persinas ASAD kepada bangsa dan negara, melalui jalur pelestarian seni budaya pencak silat, dapat tercapai dengan hasil yang gemilang. (rgy)

Kategori : Berita, Berita Terkini, Inspiring, LDII Bali, Berita Kegiatan, Ditulis pada : 03 Februari 2026, 12:30:34