Denpasar (31/12) – Perayaan malam pergantian tahun seringkali diwarnai pesta pora, kadang hingga melewati batas norma susila dan agama. Menyikapi hal ini, Biro Kepemudaan DPW LDII Bali dan Bagian Kepemudaan DPD LDII Kota Denpasar, bersinergi menggelar Camping Pengajian Akhir Tahun pada Rabu (31/12/3025).
Acara digelar di Agro Puncak Bedugul yang terletak di dataran tinggi Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Ratusan peserta dan panitia tetap semangat meski udara dingin.
Ketua Panitia, Faris Puja Ananta, menjelaskan acara ini bertujuan menjaga para muda-mudi dari pengaruh negatif yang biasa terjadi di malam pergantian tahun.
”Dengan pengajian akhir tahun ini, peserta bisa memperoleh tambahan ilmu pengetahuan dan meningkatkan pemahaman agama dan rasa syukur pada Allah SWT,” ujarnya.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi serta membangun keakraban di antara pemuda dan pemudi LDII di Bali.
"Banyak anak muda yang menghabiskan waktu pergantian tahun baru dengan berfoya-foya. Kami berusaha melakukan sesuatu yang berbeda, karena kami sadar akan tanggung jawab kami sebagai penerus perjuangan LDII,” tuturnya.
Ketua DPD LDII Kota Denpasar, H. Kafilari, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan pengajian akhir tahun yang diselenggarakan pada tanggal 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 dengan mengusung tema “Kreasi Generasi Mandiri, Kontribusi untuk Negeri.”
Kegiatan ini dinilai sangat penting karena generasi muda merupakan penerus bangsa sekaligus penerus perjuangan Islam. Oleh karena itu, karakter mandiri perlu ditanamkan sejak usia remaja agar mereka mampu melanjutkan dan membangun masa depan bangsa dan negara.
Ia juga berharap melalui kegiatan ini, generasi muda LDII Bali dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlakul karimah, memiliki kemandirian yang kuat, berilmu, serta senantiasa mendapatkan keberkahan dalam setiap langkah kehidupannya.
Sementara itu, Dewan Penasihat DPD LDII Kota Denpasar, H. Wanto, menyatakan pengajian akhir tahun adalah agenda rutin yang diinisiasi DPP LDII. Tujuannya adalah melindungi generasi muda dari dampak negatif yang timbul akibat euforia berlebihan perayaan tahun baru.
"LDII Bali berusaha mengarahkan generasi mudanya untuk melakukan hal-hal yang positif dan menghindari berbagai pengaruh negatif akibat perayaan pergantian tahun, agar cita-cita menjadikan mereka sebagai generasi unggul, profesional, dan religius bisa tercapai," ujar H. Wanto.
Pengajian akhir tahun untuk generasi muda LDII Bali tidak hanya dilaksanakan di Bedugul, tetapi juga di berbagai tempat di bawah binaan PC dan PAC LDII se-Bali. Dengan harapan, kegiatan ini mampu menciptakan generasi muda yang tangguh, berkualitas, dan terhindar dari dampak negatif pergantian tahun.