Menjalin Ukhuwah, Merajut Kebersamaan

Menjalin Ukhuwah, Merajut Kebersamaan

Muswil LDII DIY, Siapkan Generasi Muda Membangun DI Yogyakarta

Kategori : LDII News, Nasional, Ditulis pada : 26 September 2021, 06:31:00

Yogyakarta (26/9). Menyongsong Indonesia Emas 2045, LDII fokus menyiapkan generasi penerus bangsa. Program tersebut menjadi fokus utama Musyawarah Wilayah (Muswil) VII LDII Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang diadakan pada Minggu (26/9).

“Keberadaan LDII telah diterima di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan keberadaan lima DPD, 70 PC, dan 200 lebih PAC. Selanjutnya kami fokus membangun karakter gerenasi muda yang profesional religius,” ujar Ketua DPW LDII DIY, Wahyudi.

Untuk membangun karakter tersebut, LDII DIY mendirikan pondok-pondok pesantren, Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM), Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM), boarding school hingga majelis taklim, “Untuk melindungi generasi muda dari pengaruh negatif internet, berdakwah di era digital, serta mempublikasikan kegiatan LDII, kami mendirikan LDII News Network atau LINES,” ujar Wahyudi.

DPW LDII DIY mendorong generasi muda memiliki budi pekerti yang luhur, “Generasi muda yang tinggal di Yogyakarta, juga harus memiliki sopan santun yang mencerminkan kehalusan dan kebaikan budi pekerti,” imbuhnya.

Dengan keberadaan dan potensi generasi muda tersebut, Wahyudi mengharapkan munculnya pimpinan-pimpinan baru LDII dari kalangan kaum muda yang lebih progresif dan visioner.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso dalam sambutannya, menegaskan pentingnya adaptasi terhadap lingkungan strategis, “Konsolidasi adalah proses rutin, Alhamdulillah DPW LDII DIY tepat waktu, hal tersebut menunjukkan DPW LDII DIY adalah organisasi yang sehat, profesional, dan mandiri,” tegasnya.

Selain itu, muswil juga menjadi ajang evaluasi baik pada sisi para pemimpin, sehingga bisa menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat, the right man on the right place. Sementara pada sisi program kerja, evaluasi penting agar selalu adaptif dan update karena lingkungan strategis selalu berubah, “Sehingga LDII selalu up date dalam berkontribusi di wilayahnya,” ujar KH Chriswanto Santoso.

Chriswanto meyakinkan para peserta, bahwa kehadiran 300 peserta baik luring maupun daring sangat berarti. Untuk memberikan sumbangsih pemikiran bagi LDII, untuk membuat program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat, “Untuk itu, saya selalu meminta program yang membumi agar kehadiran LDII dirasakan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menekankan dalam delapan program kerja LDII, kebangsaan ditempatkan teratas, “Kami menyadari Indonesia adalah kapal besar dan LDII ada di atasnya. Kalau kapal besar ini oleng, maka bekerja, beribadah, dan berdakwah juga menjadi tidak nyaman,” pungkasnya. Menurutnya, sebagai umat Islam, warga LDII berdakwah dengan menghargai nilai-nilai budaya setempat, “Toleransi dikedepankan agar kapal besar bernama Indonesia ini tetap tenang,” tegasnya.

LDII untuk menanamkan cinta tanah air dan memupuk nasionalisme, bekerja sama dengan Kodam Siliwangi, Diponegoro, Hasanuddin, Tanjungpura, Bukit Barisan, dan Kopassus. Sementara di bidang pendidikan dan dakwah, LDII menargetkan pembentukan karakter bukan hanya terhadap siswa dan santri di sekolah-sekolah umum dan pondok pesantren di bawah naungan LDII, “Kami memberikan edukasi terhadap stakeholder pendidikan termasuk pamong, dengan membuat platform pondokkarakter.com,” ujarnya. Sedangkan pada bidang dakwah, LDII menjangkau masyarakat marjinal. Dengan menggelar pengajian di Lapas, penyandang tuna wicara, dan di kampung kusta.

LDII fokus menyiapkan generasi penerus bangsa menyongsong Indonesia Emas 2040. Foto: LINES.

SDM tersebut juga harus memiliki tubuh yang sehat, untuk itu LDII mendorong pemanfaatan tanaman herbal yang kaya di tanah air, “Dengan memanfaatkan tanaman herbal di pekarangan rumah, warga LDII bisa terus menjaga kesehatan,” ujarnya. Selainitu, LDII juga peduli terhadap lingkungan dengan berpartisipasi dalam acara World Cleanup Day 2021 dan membentuk kader Gemilang, untuk menjaga lingkungan.

Empat program tersebut difokuskan untuk membangun SDM, sementara empat program lainnya untuk memberikan solusi atas berbagai masalah bangsa yang meliputi ekonomi syariah, ketahanan pangan, energibaru terbarukan, dan pemanfaatan teknologi digital.

Acara tersebut dibuka oleh Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono (HB) X yang diwakili oleh Kepala Biro Bina Mental Spiritual Pemda DIY Djarot Margiyantoro. Dalam sambutannya, HB X menegaskan membangun generasi muda untuk menyongsong Indonesia Emas selaras dengan visi pembangunan DIY.

“Muswil ini mempertegas komitmen LDII dalam upaya meningkatkan kualitas peradaban, hidup, harkat, dan martabat kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ujar Sultan HB X sebagaimana dibacakan Djarot Margiyanto. Sultan HB X juga meminta berbagai hasil Muswil VII LDII DIY harus dapat mengambil keputusan dengan bijak berlandaskan mufakat.

“Hal tersebut selaras dengan Mangasah Mingising Budhi, bahwa setiap insan atau sarikat haruslah melatih pekerti, agar terbentuk kepekaan, dan kecerdasan sosial dalam memahami situasi kemasyarakatan,” ujarnya.

Acara tersebut dihadiri pula oleh Ketua Umum MUI DIY KH Thoha Abdurrahman, Kanwil Kemenag DIY H. Sigit Warsito, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Ahmad Muhajir, Kwarda Gerakan Pramuka DIY Arifin Budiharjo, Korem 072/Pamungkas Mayor ARM Ronang Sasiarto, Polda DIY AKBP Sugianto, dan Anggota Komisi V DPR RI H. Sukamto.

The post Muswil LDII DIY, Siapkan Generasi Muda Membangun DI Yogyakarta appeared first on Lembaga Dakwah Islam Indonesia.


Sumber berita : https://ldii.or.id/muswil-ldii-diy-siapkan-generasi-muda-membangun-di-yogyakarta/

built with : https://erahajj.co.id