Menjalin Ukhuwah, Merajut Kebersamaan

Menjalin Ukhuwah, Merajut Kebersamaan

Sehabis Kurban Timbul Sakit Gigi, Berikut Pilihan Alternatif Obatnya

Kategori : LDII News, Kesehatan, Ditulis pada : 10 Agustus 2020, 16:49:04

Lines (10/08) – Hari Raya Kurban masyarakat di manja dengan berbagai macam santapan daging khas hari raya. Pada awalnya tidak menjadikan masalah, namun tak jarang menyebabkan sakit di bagian tubuh tidak terduga karena kebanyakan mengkonsumsi daging, seperti sakit pada gigi.

Mengutip dari laman Alodokter.com, sakit gigi adalah kondisi ketika muncul rasa nyeri di dalam atau di sekitar gigi. Sakit gigi umumnya menandakan adanya masalah dengan gigi atau gusi, misalnya masalah gigi berlubang, gigi patah, radang gusi, atau infeksi.

Berikut rangkuman alternatif obat untuk meredakan nyeri sakit gigi yang dapat dikonsumsi masyarakat dengan aman, mengutip dari lama Alodokter.com dengan peninjauan dr. Meva Nareza, baik yang berasal dari bahan alami atau obat-obatan medis. 

1. Air garam

Berkumur dengan air garam dapat dijadikan pilihan pertama sebagai obat sakit gigi. Air garam merupakan disinfektan alami yang dapat membantu mengurangi peradangan dan menyembuhkan luka di mulut. Cara ini juga efektif untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang menempel di sela-sela gigi.

Menggunakan air garam untuk berkumur dengan cara mencampurkan ½ sendok teh garam ke dalam segelas air hangat.

2. Kompres dingin

Meredakan sakit gigi juga bisa menggunakan kompresan air dingin untuk mengurangi nyeri akibat sakit gigi. Kompres dingin akan membuat pembuluh darah di daerah yang sakit mengecil, sehingga bengkak dan radang bisa berkurang. Dengan begitu, rasa sakit juga akan berkurang

Untuk menerapkan cara ini, cukup membungkus beberapa buah es batu dalam handuk bersih, lalu tempelkan pada sisi pipi gigi yang sakit selama kurang lebih 20 menit. Ulangi langkah ini setiap beberapa jam sekali.

3. Bawang putih

Bawang putih segar sudah sering digunakan sebagai obat sakit gigi. Khasiatnya dalam meredakan nyeri pada gigi didapatkan dari kandungan senyawa allicin yang bersifat antibakteri dan antimikroba. Kandungan ini dapat membunuh bakteri atau mikroorganisme penyebab sakit gigi, sehingga rasa nyeri bisa berkurang.

Menggunakan bawang putih untuk obat sakit gigi bisa dengan cara menghancurkannya hingga halus, lalu menempelkannya pada gigi yang sakit. Selain itu, bawang putih juga bisa dikunyah segar-segar. Jika tidak kuat dengan rasa dan baunya, cukup letakkan potongan bawang putih pada gigi yang sakit.

4. Minyak cengkeh

Minyak cengkeh juga bisa dijadikan pilihan untuk mengobati sakit gigi. Kandungan eugenol dalam minyak cengkeh efektif untuk mengobati peradangan dan meredakan nyeri akibat sakit gigi. Selain itu, zat ini juga merupakan antiseptik alami sehingga dapat membunuh bakteri penyebab sakit gigi.

Untuk menggunakan minyak cengkeh sebagai obat sakit gigi, bisa diteteskan pada selembar kapas, lalu menempelkannya pada gigi yang sakit.

Obat Sakit Gigi Medis

Selain obat sakit gigi alami, ada juga obat sakit gigi medis yang bisa dibeli di apotek tanpa resep dokter untuk mengobati sakit gigi. Berikut ini adalah beberapa di antaranya:

1. Ibuprofen

Ibuprofen adalah obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang biasa digunakan untuk obat sakit gigi. Ibuprofen bekerja dengan cara menghambat tubuh memproduksi senyawa yang menyebabkan peradangan, sehingga pembengkakan, rasa sakit, atau demam akibat sakit gigi dapat berkurang.

Dosis umum ibuprofen untuk orang dewasa adalah 1–2 tablet 200 mg setiap 4–6 jam sekali. Sebelum mengonsumsi ibuprofen, pastikan Anda sudah makan terlebih dahulu.

2. Naproxen

Naproxen juga merupakan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) yang umum digunakan untuk mengobati sakit gigi. Sama seperti ibuprofen, naproxen bekerja dengan cara mengurangi produksi senyawa penyebab peradangan. Dengan begitu, nyeri akibat sakit gigi dapat berkurang.

Karena efek penghilang rasa sakit naproxen lebih tahan lama daripada ibuprofen, tidak perlu mengonsumsi naproxen sesering ibuprofen. Dosis umum naproxen untuk orang dewasa adalah 1–2 tablet 220 mg setiap 8–12 jam sekali. Ingat, jangan lupa untuk makan terlebih dahulu sebelum mengonsumsi obat sakit gigi ini.

3. Paracetamol

Paracetamol atau acetaminophen juga merupakan salah satu jenis obat yang banyak digunakan untuk meredakan sakit gigi, terlebih jika memiliki alergi pada 2 obat di atas.

Dosis umum konsumsi paracetamol untuk orang dewasa adalah 1–2 tablet 500 mg setiap 4–6 jam sekali. Paracetamol bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Beragam obat sakit gigi, baik yang alami maupun yang medis, bisa Anda gunakan untuk meredakan nyeri sebelum mendapatkan penanganan dari dokter gigi. Namun, jika menggunakan obat sakit gigi medis, patuhi dosis dan aturan pakai yang tertera pada kemasannya atau sesuai petunjuk dokter.

Obat sakit gigi di atas diterangkan tidak serta merta dapat mengatasi masalah pada gigi. Meskipun sakit gigi yang dirasakan sudah reda, Alodokter menyarankan tetap melakukan pemeriksaan ke dokter gigi untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan yang tepat. (Laras/Lines)

Sumber: https://www.alodokter.com/pilihan-obat-sakit-gigi-yang-bisa-anda-coba


Sumber berita : https://ldii.or.id/sehabis-kurban-timbul-sakit-gigi-berikut-pilihan-alternatif-obatnya/

built with : https://erahajj.co.id