Menjalin Ukhuwah, Merajut Kebersamaan

Menjalin Ukhuwah, Merajut Kebersamaan

LDII Jakut Fokus Pembinaan Muslimah Sejak Dini dengan Nasehat dan Teladan

Kategori : LDII News, Lintas Daerah, Ditulis pada : 16 Juni 2022, 04:02:32

Jakarta (16/6). DPD LDII Jakarta Utara menghelat talkshow untuk remaja putri dengan tema “Good Manners of A Muslimah” di Masjid Al Akbar, Enim, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu.

Perhelatan ini mengundang narasumber pengurus Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) DPP LDII, Resita Kuntjoro. Talkshow tersebut dibuka oleh Pembina Keputrian Jakarta Utara Hj. Ridha Nur Hidayah, selaku Ketua Biro PPKK DPD LDII Jakarta Utara.

Menurut Hj. Ridha Nur Hidayah, LDII Jakarta Utara ingin mengarahkan para remaja putri agar paham ilmu agama, berakhlak mulia, dan mandiri. Lewat forum yang diwadahi Biro PPKK DPD LDII — yang dinamai Khadijah. Di dalam forum tersebut, para pengurus membina kalangan muda agar pembinaannya bisa bersinergi dengan majelis-majelis taklim yang ada di LDII Jakarta Utara.

“Seminar seperti ini jelas untuk memperkuat ilmu yang sudah kita kaji sama-sama. Tujuannya adalah membentuk enam tabiat luhur di dalam komunitas keputrian. Saya bersyukur acara ini bisa direalisasikan perdana secara tatap muka setelah pandemi. Mudah-mudahan bisa diikuti oleh daerah-daerah yang lain,” ujarnya.

Hj. Ridha Nur Hidayah menerangkan, wanita harus dibekali persiapan terbaik untuk menjadi madrasah pertama bagi calon putra-putrinya kelak. Menjadi seorang wanita ibarat menyiapkan cermin untuk calon buah hati dalam keluarga. Lewat institusi kelurga, baik itu karakter, akhlak, hingga tata krama bisa membentuk jati diri bangsa.

Tata krama yang baik menurut Resita Kuntjoro, tidak hanya melalui nasehat secara lisan, tetapi disampaikan melalui teladan dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.

“Tata krama yang baik pada dasarnya adalah suatu pembiasaan dan semua datangnya dari rumah. Kalau misalnya keluarga tersebut sudah mau menanamkan suatu kebiasaan baik, maka biasanya itu tata krama yang baik akan melekat sepanjang hayat,” ujarnya.

Resita juga menggambarkan, pendidikan tata krama di dalam keluarga sesederhananya seperti membiasakan bangun shalat Subuh berjamaah, hingga musyawarah bersama. Hal sederhana itu merupakan satu pembiasaan yang sudah dididik dari lahir.

“Apabila pemebelajaran sederhana itu diteruskan, maka dia itu menjadi suatu pengokohan kayak gitu. Karena itu sudah membalung sumsum ke dalam dirinya. Akhirnya sekarang ini tinggal kalian, misalnya mau meningkatkan lagi level-level dari pada tata kramanya,” ujarnya.

Namun, Resita Kuntjoro mengingatkan, pergaulan juga bisa mempengaruhi tata krama seseorang. Ia menjelaskan, memilih teman itu menjadi penting buat generus supaya lingkungan sosial juga mendukung kebiasaan-kebiasaan baik.

“Kebayang enggak kalau misalnya kita berada di lingkungan yang mungkin pergaulannya banyak yang ngerokok, kita kan juga jadi mungkin bisa aja terbawa,” ujarnya

“Kalau misalnya kita memilih untuk tidak berada di dalam lingkungan itu kan juga bisa ya. Kita mengatakan, maaf saya tidak merokok seperti itu. Tapi itu luar biasa sih, butuh namanya effort gitu untuk melakukan itu semua,” ia menambahkan.

Perhatikan Pengaruh Lingkungan

Menurut Hj. Ridha Nur Hidayah, LDII Jakarta Utara ingin mengarahkan para remaja putri agar paham ilmu agama, berakhlak mulia, dan mandiri. Foto: LINES.

Resita kemudian mengajak generasi penerus keputrian LDII Jakarta Utara untuk rutin meninjau kembali kitab tentang adab yang secara rutin dikaji tiap tahun, “Sebenarnya balik lagi, satu mau meninjau lagi itu di dalam Kitabul Adab-nya ada apa aja. kemudian mana ya yang belum aku praktekin? Dengan demikian level ketakwaannya meningkat,” ujarnya.

Contoh lain, misalkan seorang muslimah memakai pakaian yang sesuai syariat Islam, itu sudah bagus sekali. Artinya muslimah itu mau melihat bagaimana aturan main menggunakan pakaian yang sesuai dengan syariat Islam.

“Mungkin dia butuh upaya untuk beli bajunya, memperbaiki kerudungnya, dan yang lain-lain. Tapi itu kan satu langkah yang penting yang sudah diniatkan dan dia ada di satu langkah berikutnya. Maka dari itu, kalau dia sudah mengingat dan sudah memulainya, insyaallah akan ada perubahan,” ujarnya.

Tata krama sangat penting untuk kehidupan sehari-hari karena menunjukkan cinta, rasa terima kasih, dan rasa hormat terhadap orang lain. Akhlak yang baik mengacu pada perilaku sosial yang santun, rendah hati, santun, hormat, dan berbudaya.

The post LDII Jakut Fokus Pembinaan Muslimah Sejak Dini dengan Nasehat dan Teladan appeared first on Lembaga Dakwah Islam Indonesia.


Sumber berita : https://ldii.or.id/ldii-jakut-fokus-pembinaan-muslimah-sejak-dini-dengan-nasehat-dan-teladan/

built with : https://erahajj.co.id