Menjalin Ukhuwah, Merajut Kebersamaan

Menjalin Ukhuwah, Merajut Kebersamaan

LDII Bali Bagikan 10.000 Paket Daging Kurban

Kategori : Berita, LDII Bali, Lingkungan, Ditulis pada : 06 November 2011, 20:55:28

Denpasar, Kesadaran Umat Muslim di Bali khususnya Denpasar, untuk berkorban dengan menyembelih hewan Sapi atau Kambing untuk diberikan kepada yang berhak menerimanya, pada hari hari Idul Adha tahun ini semakin meningkat. Hal itu, dibuktikan dengan meningkatnya jumlah hewan korban yang diterima Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia, Bali. Kalau tahun 2010, jumlah sapi yang diterima 75 ekor, kambing 250 ekor. Maka Idul Adha tahun ini, naik menjadi 93 ekor sapi dan 260 ekor kambing, “Dari ratusan ekor sapi dan kambing yang telah dipotong, terkumpul 10.000 paket daging hewan korban, kami bagikan kepada masyarakat yang berhak menerima, tidak terbatas pada umat muslim saja“ jelas Wakil Ketua III,DPW LDII Provinsi Bali, Agus Purmadi SH.

Sementara Ketua LDII Bali, Drs. Olih Solihat Karso, Msn, kepada Buletininfo menjelaskan, meningkatnya jumlah hewan korban tahun ini,selain kesadaran umat muslim untuk berkorban hewan, juga harga sapi dan kambing relatif murah dan terjangkau masyarakat untuk membeli, “ Harga sapi antara Rp 7 – 8 juta dan kambing sekitar Rp. 1,5 juta, hingga terjangkau baik pribadi ataupun kolektif“ imbuh Olih Solihat.
“Untuk menghindari antrean panjang dan rebutan, daging hewan korban dibagikan secara sitem jemput bola atau diantar ke masyarakat kurang mampu melalui panti jompo dan panti asuhan,serta beberapa masjid dan majelis taklim,” kata Agus. Selain itu, pihaknya juga akan menunggu jika ada perwakilan dari panti asuhan dan panti jompo yang datang untuk mengambil paket sesuai kebutuhan. Termasuk bagi mereka yang membutuhkan, seperti kegiatan Sekaa Taruna Teruni (Karang Karuna), dilayani dengan baik.
Disamping itu, LDII juga melibatkan tokoh dari puri atau keluarga keturunan raja dalam pembagian daging hewan kurban. Seperti yang dilakukan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII Padangsambian Kota Denpasar, pihak panitia melibatkan tokoh puri dari Desa Pakraman (Adat) serta kelompok teruna-teruni (muda-mudi) setempat guna membagikan daging kambing dan sapi yang dipotong, Minggu.
“Tujuan kami melibatkan tokoh masyarakat, jagabaya dan kelompok teruna teruni pada saat pembagian daging kurban itu untuk turut menjaga kerukunan antarumat beragama di wilayah ini,” kata Wakil Ketua DPW LDII Provinsi Bali, Hardilan SH seusai shalat Idul Adha, Minggu.
Menurut dia, dilibatkannya tokoh masyarakat, jagabaya dan kelompok pemuda-pemudi itu mengingat daging kurban tersebut juga diberikan kepada umat non-muslim. Sementara itu Anak Agung Bagus Suryawan, Wakil Bendesa Adat Padangsambian yang merupakan keturunan Raja Pemecutan mengatakan, keterlibatan dirinya dalam pemotongan hewan kurban merupakan bagian dari tradisi yang telah lama diwariskan oleh leluhur. Sekaligus menjaga silaturahmi dan kerukunan dengan umat Islam di wilayah ini. (BI/NNI)
LDII Bali

Sumber: buletininfo.com

built with : https://erahajj.co.id